Mengenal Apa itu Dart? Bagian 1

Sudah pernah mendengar tentang Dart sebelumnya? Apa itu Dart? Sejarah Dart? Dan juga Flutter?

Sebelum kita lebih jauh membahas tentang flutter, terlebih dahulu kita akan membahas tentang dart, bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi mobile (android dan iOS) dengan Flutter.

Dart

Pengenalan Dart Flutter

Dart adalah sebuah bahasa berorientasi objek (Object Oriented) dengan sintaks (Syntax) C-style yang dapat diubah secara opsional menjadi JavaScript. Dengan mendukung berbagai macam alat bantu pemrograman seperti antar muka (interface), class, collection, generics, dan opsional typing.

Kita bisa menggunakan Dart untuk membangun aplikasi Web, Android, iOs dan juga menjalankan sebuah Server sekalipun.

Secara sederhana, dengan menggunakan dart kita dapat membuat UI (User Interface) yang indah dan berkualitas pada setiap device dengan menggunakan:

  • Bahasa yang mengoptimalkan client

Dart pertama kali diotimalkan untuk membangun web apps dan berevolusi untuk membantu pengembangan Mobile App. Dart juga dapat kita gunakan untuk menjalankan Command Line juga Server-Side.

  • Kaya akan Framework

Contohnya seperti penggunaan Flutter Framework dalam pengembangan Mobile App maupun Web.

  • Tool yang Fleksibel dan menyenangkan

Tool yang dapat digunakan akan bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Tool yang lebih direkomendasikan oleh dart sendiri adalah Fluter.

Mengapa Dart?

Pada pengembang sebuah aplikasi baik itu Web maupun Mobile App atau yang biasa kita kenal dengan istilah developer. Mereka bekerja di Google dan perusahaan besar lainnya menggunakan dart untuk membangun aplikasi Android, iOS dan Web yang berkualitas. Dart memberikan fitur yang Client Side Development (Pengembangan dari sisi client) yang oleh karena inilah banyak developer yang memilih menggunakan Dart.

Mudah dipelajari

  • Dart memiliki banyak kemiripan dengan bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh developers (Java, C++, PHP, JavaScript, dan lain sbegainya).
  • Kita bisa jadi tanpa disadari sudah dapat menggunakan dart karena kemiripannya.
  • Dart akan lebih mudah dipelajari jika kita sebelumnya sudah memiliki pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman yang memiliki Object Oriented, seperti Java maupun C++

CodeBase yang sudah di compile Natively (bawaan)

  • Framework lain memberikan kita sedikit akses untuk menggunakan codingan kita pada Platform yang berbeda. Tidak seperti dengan Dart.
  • Dart memberikan kita izin penuh untuk membuat satu aplikasi yang codingannya dapat digunakan di berbagai platform. Aplikasi yang kita buat akan dapat digunakan pada Android dan juga iOS.
  • Dart tidak hanya dapat kita gunakan untuk Mobile Development tetapi juga bisa digunakan untuk Web Development.

Produktif

  • Cepat dan mudah dalam membangun sebuah Layout dan menambahkan Feature pada Project.
  • Layout juga dapat kita buat dengan menggunakan Codingan.

Compile AoT dan JiT

  • Perubahan pada project dapat kita lihat secara instan pada aplikasi.
  • Tidak perlu melakukan Recompile yang memakan banyak waktu. Kita juga tidak perlu menunggu project di load ulang, untuk melihat perubahan.
  • Tinggal Save dan perubahan akan terlihat (Hot Reloading).
  • Ini dikarenakan Framework yang dapat meng-compile Ahead of Time (AoT)/lebih cepat dan Just in Time (JiT)/tepat waktu.

First Code on Dart

Kita dapat menguji code yang kita buat secara online dengan menggunakan editor online di DartPad. Editor dart menjalan code dan menampilkan HTML serta Console Output.

Code on Dart

Sekarang coba kita melakukan perintah di DartPad seperti belajar bahasa pemrograman umumnya.

void main() { print(“Hellow World!”); }

DartPad akan menampilkan output seperti ini.

Hellow World Dart Flutter

Fungsi main() adalah metode yang telah ditentukan di Dart. Metode ini berfungsi sebagai titik masuk ke aplikasi. Code Dart membutuhkan metode main() untuk eksekusi program atau menjalan sebuah perintah. Sedangkan fungsi print() adalah fungsi yang telah ditetapkan yang mencetak string atau nilai tertentu ke output standar.

Sebelum memasuki pembahasan yang lebih dalam mengenal Dart, akan kita bagikan di artikel selanjutnya. Dan penulis mengucapkan Terima Kasih atas waktu yang pembaca berikan di website ini. Sekian, jangan lupa untuk mengunjungi artikel yang lainnya seperti “Konvigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer“, dan apabila ingin menggunakan jasa kami dalam pembuatan website profesional silahkan mengunjungi website kami “Fortinity | Jasa Pembuatan Website Profesional“.

Reference : Buku Happy Flutter

Leave a Reply