Mengenal Apa itu Dart? Bagian 3

Sebelumnya pada artikel “Mengenal Apa itu dart? Bagian 2“, kita telah membahas mengenai identifier pada Dart, Keywords pada Dart, Whitespace dan Line Breaks, dan yang lainnya. Untuk saat ini kita akan membahas tipe data pada Dart.

dart-flutter

Tipe Data pada Dart

Salah satu karakteristik paling mendasar dari bahasa pemrograman dart adalah himpunan tipe data yang dimiliki oleh dart itu sendiri. Tipe data ini adalah jenis nilai yang dapat direpresentasikan dan dimanipulasi dalam bahasa pemrograman.

Dart sendiri memiliki tipe-tipe data sebagai berikut:

  • Numbers
  • Strings
  • Booleans
  • Lists
  • Maps

Numbers

Numbers (angka) dalam dart digunakan untuk mewakili literal numerik. Number pada dart memiliki dua tipe:

  • Integer

Adalah bilangan bulan dalam ukuran acak. Tipe data int digunakan untuk mewakili bilangan bulat.

  • Double

Double digunakan untuk merepresentasikan angka pecahan.

Sintaks untuk menyatakan nomor adalah seperti yang diberikan di bawah ini:

// Deklarasi variabel integer
int nama_var;

// Deklarasi variabel double
double nama_var;

Sebagai contoh:

void main() {
// Deklarasi integer value

int num1 = 10;

// Deklarasi double value
double num2 = 10.50;

// Print value num1 dan num2
print(num1);
print(num2);
}

Dart akan memberikan output seperti ini:

10
10.5

Keterangan: Dart akan throw exception (memberikan error) jika nilai pecahan diletakkan pada variabel integer.

Parsing Number

Fungsi statis parse() memungkinkan penguraian string yang berisi numerik literal menjadi angka. Berikut merupakan contoh dari hal yang sama:

void main() {
print(num.parse(’12’));
print(num.parse(‘10.91’));
}

Dan code di atas akan memberikan output sebagai berikut:

12
10.91

Property dari Number

Tabel berikut ini mencantumkan beberapa properti yang dimiliki oleh Number pada Dart.

PropertyDeskripsiContoh
hashcodeMe-return kode hash untuk
nilai numerik.
void main() {
int n = 5000;
print(n.hashCode);
}
isFinitetrue, jika jumlahnya terbatas.
false, jika jumlahnya tidak
terbatas.
void main() {
int n = 5000;
print(n.isFinite);
}
isInfinitetrue, jika jumlahnya adalah
infinity (tidak terbatas) positif
atau tidak terbatasnya negatif.
false, jika tidak infinity.
void main() {
int n = 5000;
print(n.isInfinite);
}
isNegativetrue, jika jumlahnya negatif.
false, jika sebaliknya.
void main() {
int posNum = 10;
int posNeg = -10;
print(posNum.isNegative);
print(posNeg.isNegative);
}
signReturn minus satu, nol atau
plus satu tergantung pada tanda
dan nilai numerik dari angka tersebut.
void main() {
int posNum = 10;
int posNeg = -12;
int valZero = 0;
print(posNum.sign);
print(posNeg.sign);
print(valZero.sign);
}
isEvenMe-return nilai true jika
nomornya adalah bilangan
genap.
void main() {
int posNum = 10;
print(posNum.isEven);
}
isOddMe-return nilai true jika
nomor tersebut adalah
angka ganjil.
void main() {
int posNum = 10;
print(posNum.isOdd);
}

Method dari Number

Dibawah ini adalah List Method yang dapat kita gunakan pada Numbers:

Method dan Deskripsi Contoh
abs Return nilai absolute dari sebuah number. void main() {   var a = -2;   print(a.abs()); }
ceil Return bilangan bulat terkecil yang tidak lebih kecil dari angka. void main() {   var a = 2.4;   print(“ceiling value dari 2.4 =  + ${a.ceil()}”); }
compare Membandingkan number ini dengan number lain.   void main() {   var a = 2.4;   print(a.compareTo(12));   print(a.compareTo(2.4));   print(a.compareTo(0)); }
Floor Return bilangan bulat terbesar tidak lebih besar dari angka saat ini. void main() {   var a = 2.9;   print(“floor value 2.9 = ${a.floor()}”); }
remainder Return sisa terpotong setelah membagi dua angka. void main() {   var a = 10;   var b = 17;   print(a.remainder(2));   print(b.remainder(2)); }
Round Return integer terdekat dari number saat ini. void main() {   double n1 = 12.023;   double n2 = 12.89;   var value = n1.round();   print(value);   value = n2.round();   print(value); }
toDouble   Return double yang setara dengan number saat ini. void main() {   int n1 = 2;   var value = n1.toDouble();   print(“Output = ${value}”); }
toInt Return int yang setara dengan number saat ini. void main() {   int n1 = 2.0;   var value = n1.toInt();   print(“Output = ${value}”); }
toString Return string yang setara dengan number saat ini. void main() {   int n1 = 2;   var value = n1.toString();   print(value is String); }
Truncate Return integer setelah membuang digit pecahan apapun. void main() {   double n1 = 2.123;   var value = n1.truncate();   print(“truncate value dari 2.123 = ${value}”); }

Strings

Tipe data string mewakili urutan karakter. String dart adalah urutan unit kode UTF 16. Nilai string di dart dapat direpresentasikan menggunakan kutip tunggal ( ‘ ‘ ) atau ganda ( ” ” ) atau tiga ( ”’ ”’ ). String baris tunggal direpresentasikan menggunakan tanda kutip tunggal atau ganda. Kutipan rangkap (kutip tiga) digunakan untuk mewakili string multi-line.

// Kutip satu dan dua untuk sting satu line (tunggal)

String var_name = ‘value’;
String var_name = “value”;

// Kutip rangkap (tiga) untuk string multi line

String var_name = ”’line1
line2”’;

Contoh:

void main() {
String str1 = ‘string satu baris’;
String str2 = “string satu baris”;
String str3 = ”’multiline string”’;
print(str1);
print(str2);
print(str3);
}

Code di atas akan memberikan hasil seperti berikut:

string satu baris
string satu baris
multiline string

String Interpolation

Proses membuat string baru dengan menambahkan nilai ke string statis disebut sebagai penggabungan atau interpolasi. Dengan kata lain, itu adalah proses menambahkan string ke string lain.

Operator plus ( + ) adalah mekanisme yang biasa digunakan untuk menyatukan/menyisipkan string.

Contoh 1

void main() {
String str1 = “hello”;
String str2 = “world”;
String tambah = str1+str2;

print(“String yang digabungkan : ${tambah}”);
}

Output yang akan diberikan akan seperti dibawah ini:

String yang digabungkan : helloworld

Contoh 2

Kita dapat menggunakan ” $ { } “, dapat digunakan untuk menginterpolasi nilai ekspresi Dart dalam string. Contoh berikut menggambarkan hal yang sama:

void main() {
int n = 1+1;
String str1 = “1 tambah 1 sama dengan ${n}”;
print(str1);
String str2 = “2 tambah 2 sama dengan ${n}”;
print(str2);
}

Code di atas akan memberikan output:

1 tambah 1 sama dengan 2
2 tambah 2 sama dengan 2

String Properties

Properti string pada tabel berikut hanya dapat dibaca (read-only properties).

Properti dan DeskripsinyaContoh
codeUnits

Me-return daftar unit kode UTF-16
yang tidak dapat dimodifikasi dari
string ini.
void main() {
String str = “Hello”;
print(str.codeUnits);
}
isEmpty

Return true jika string tidak memiliki
value atau empty (kosong).
void main() {
String str = “Hello”;
print(str.isEmpty);
}
Length

Return panjang (jumlah karakter) pada
string termasuk spasi, tab dan karakter
baris baru (enter).
void main() {
String str = “Hello All”;
print(“Length dari string

adalah ${str.length}”);
}

Mungkin sekian dulu pembahasan “Mengenal Apa itu Dart? Bagian 3“. Ini merupakan artikel terakhir dari pembahasan mengenai Dart. Terima kasih sudah memberikan waktu untuk membaca artikel di website ini, semoga artikel ini bermanfaat. Dan tidak lupa apabila ingin menggunakan jasa kami dalam pembuatan website profesional, silahkan untuk mengunjungi website kami “Fortinity | Jasa Pembuatan Website Profesional“.

Reference artikel adalah dari : 

Leave a Reply