Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

1.      Perbedaan VLAN dan LAN ?

a.       LAN adalah sekumpulan perangkat yang membentuk sebuah jaringan computer, termasuk di antara perangkat-perangkat ini adalah computer, printer, router dan sebagainya, yang kesemuanya berada di dalam ruang lingkup satu jaringan tunggal.

b.      VLAN merupakan cara untuk membagi sebuah LAN yang berukuran besar menjadi grup-grup logika yang memungkinkan kita untuk secara logika mendefinisikan LAN-LAN yang berbeda pada satu segmen jaringan fisik yang sama, atau sebaliknya.

2.      Mengapa dalam VLAN diperlukan router ?

Karena router berfungsi meneruskan transmisi data dari satu VLAN ke VLAN lainnya yang berbeda segmen.

3.      Perbedaan mode access dan mode trunk pada switch ?

a.       Mode trunk adalah konfigurasi pada switch untuk menghubungan switch satu ke switch lainnya, atau konfigurasi antar switch, atau konfigurasi switch dengan router.

b.      Mode access adalah konfigurasi pada switch untuk menghubungkan switch dengan host dalam satu VLAN.

4.      Laporan Praktikum Modul 10

a.       Membuar desain jaringan seperti di bawah :


b.      Atur Kabel dengan aturan seperti di bawah :

c.       Atur IP host :

d.      Cek bahwa secara default semua port akan berada dalam satu VLAN yaitu dengan nomor ID 1 dan yang dapat di konfigurasi adalah mulai ID 2 hingga ID 1001.

e.       Konfigurasi Switch

            Ket : untuk vlan n (2,3,…) adalah command akses vlan mana yang akan di konfigurasi dan untuk name …. Adalah command untuk penamaan nama vlan agar lebih detail.

            Ket : untuk interface fa n (0/1,1/1,…) adalah akses ke suatu port pada fa yang di tuju, untuk mode access sendiri kenapa memakai mode access karena di sini yang terhubung adalah switch dengan host jadi memakai mode access, kemudian access vlan n adalah command untuk host tersebut mau di taruh pada akses vlan yang mana atau mendapat akses dimana.

            Ket : seperti pada gambar di atas untuk fa 0/1 dan fa 1/1 mendapatkan akses di vlan dengan ID 2 dan dengan nama LabA, sedangkan untuk fa 2/1 dan fa 3/1 mendapatkan akses di vlan dengan ID 3 dan dengan nama LabB.

f.       Membuat desain jaringan baru

g.      Mengatur kabel dengan aturan seperti di bawah :

h.      Atur IP dengan aturan seperti di bawah :

i.        Konfigurasi pada switch pertama

            Ket : pada gambar pertama untuk fungsi command sama seperti yang di atas, sedangkan gambar kedua ada command baru yaitu mode trunk, disini mode trunk memiliki fungsi yaitu menghubungkan switch dengan switch atau switch dengan router, beda seperti mode access, yaitu switch dengan host.


            Ket : gambar di atas menunjukkan bahwa vlan id 2 memiliki nama admin dan untuk port fa 1/1, vlan id 3 memiliki nama dosen dan untuk port fa 2/1, dan vlan id 4 dengan nama keuangan untuk port fa 3/1.

            Ket : Gambar di atas menunjukkan konfigurasi yang sama tapi untuk switch kedua.

j.        Membuat desain jaringan baru lagi

k.      Mengatur konfigurasi kabel :

l.        Konfigurasi IP host :

m.    Konfigurasi pada switch

            Ket : 2 gambar di atas untuk maksud dan tujuan sudah dijelaskan di atas, jadi tidak dijelaskan lagi.

n.      Konfigurasi interface di router

            Ket : pada gambar di atas terdapat command encapsulation yang memiliki fungsi pada kabel logical ini dipasang enkapsulasi 802.1Q alias trunking untuk vlan 2 dan juga untuk vlan 3 dengan ip address pada vlan 2 192.168.1.1 dan subnetmask 255.255.255.0 dan untuk vlan 3 dengan ip address 192.168.2.1 255.255.255.0.

o.      Konfigurasi DHCP


Sekian dari saya kala ada hal yang kurang jelas silahkan di tanyakan di comment yang terletak di bawah. Terima kasih.

Leave a Reply