Fungsi Input/Output Dasar pada Java di NetBeans

Pada bab ini, kita akan mencoba untuk membuat sebuah program yang akan membantu kita menghitung program luas segitiga. Dalam program ini, computer akan meminta nilai alas dan tinggi dari user lalu menampilkan hasil perhitungan ke layar. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui bagaimana cara memrintahkan computer untuk meminta data dan menampilkan suatu informasi ke layar.

Fungsi System.out.printf() dalam bahasa Java

            Fungsi System.out.printf() adalah fungsi yang digunakan dalam bahasa Java untuk menampilkan informasi ke layar. Berikut adalah cara penulisan (syntax) dari fungsi System.out.printf();

System.out.printf(“format-string”, arguments);

Format-string adalah informasi yang akan ditampilkan ke layar Argumment adalah variable/pernyataan yang akan dipakai untuk menggantikan conversion specifier (jika ada) yang terdapat dalam format-string. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat contoh di bawah ini:

Statement System.out.printf(“Hello.. how are you?”_; akan membuat tampilan di layar atau output seperti ini:
Hello.. how are you?

            Conversion specifier digunakan ketika kita ingin menampilkan informasi yang nilainya tidak pasti. Nilai yang menggantikan conversion specifier disebut dengan argument.

            Pada program luas segitiga yang akan kita buat, nilai dari luas segitiga yang akan kita tampilkan tidak akan bernilai tetap, ia akan berubah sesuai dengan panjang alas dan tinggi segitiga yang diberikan oleh user. Oleh karena itu, kita memerlukan conversion specifier.

Fungsi Input/Output Dasar pada Java di NetBeans 1

Conversion specifier %d pada contoh di atas berarti kita akan menampilkan sebuah bilangan bulat (integer) yang nilainya tergantung dari isi variable luas. Jadi, jika isi variable luas adalah 100 maka yang akan tampil di layar adalah:
Luas Segitiga = 100

Jika isi variable luas adalah 250, maka yang akan tampil di layar adalah:

Luas Segitiga = 250

            Jika di dalam format-string terdapat lebih dari 1 buah conversion dan argument, maka conversion yang pertama akan digantikan dengan nilai argument pertama, conversion yang ke dua akan digantikan dengan nilai argument ke dua, dan seterusnya. Perhatikanlah contoh statement di bawah ini:

Fungsi Input/Output Dasar pada Java di NetBeans 2

Conversion yang pertama akan digantikan oleh nilai argument yang pertama yaitu isi variable A. Conversion yang ke dua akan digantikan dengan argument yang ke dua yaitu hasil dari isi variable A ditambah 1. Dengan demikian maka perintah tersebut akan menampilkan hasil berikut di layar.

A = 3 B = 4

            Conversion specifier yang digunakan di dalam format-string harus sesuai dengan nilai argument yang akan kita tampilkan. Jika argument yang akan kita tampilkan berupa bilangan bulat (integer), maka conversion yang kita pakai adalah %d. Jika argument berupa bilangan berkoma (float), maka conversion yang digunakan adalah %f. Berikut adalah jenis-jenis conversion specifier yang akan sering kita pakai nanti:

1.      %d       = bilangan bulat (integer)
2.      %f       = bilangan berkoma (floating point)
3.      %c       = karakter (akan di bahas nanti)
4.      %s       = karakter (akan di bahas nanti)

Fungsi System.out.printf(); juga memiliki beberapa escape sequence untuk menampilkan karakter khusus seperti ENTER (pindah baris), TAB (indentasi), “, ‘, %, dan. Berikut adalah daftar escape sequence yang akan sering dipakai dalam fungsi System.out.printf:

1.      Sequence n     =          Membuat baris baru (ENTER)
2.      Sequence t      =          Memberikan indentasi (TAB)
3.      Sequence \      =          Menampilkan karakter backslash
4.      Sequence ’      =          Menampilkan tanda kutip satu
5.      Sequence ”     =          Menampilkan tanda kutip dua
6.      Sequence %% =          Menampilkan lambing %

Scanner dalam bahasa Java

            Scanner digunakan untuk meminta nilai yang dimasukkan oleh user (disebut juga input) di dalam bahasa Java. Berikut adalah langkah-langkah dalam menggunakan scanner:

1.      Kita harus membuat scanner terlebih dahulu sebelum kita meminta input dari layar.
2.      Gunakan fungsi nextInt() untuk meminta bilangan bulat (integer) dan nextFloat() untuk meminta bilangan berkoma (float).

Scanner disimpan di dalam library file / package yang bernama java.util.Scanner. Jadi, sebelum kalian menggunakan Scanner, jangan lupa menyertakan (import) java.util.Scanner. Berikut ini adalah acara membuat scanner:

Scanner namaScanner = new Scanner(System.in);

Agar kalian tidak bingung, berikan nama scanner sesuai dengan aturan penamaan variable.
Berikut ini adalah contoh potongan program yang menggunakan scanner:

Fungsi Input/Output Dasar pada Java di NetBeans 3

Leave a Reply